Tingkatkan Kemampuan UKM, Facebook Blusukan ke Surabaya

Surabaya

Guna mendorong kemampuan teknologi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), khususnya yang dikerjakan oleh perempuan, Facebook sampai blusukan ke Surabaya.

Lewat program ‘She Means Business’, perwakilan Facebook Asia Pasifik mengunjungi Kota Surabaya. Salah satu tempat yang dikunjungi adalah UKM Ina Pie yang beralamat di Asrama Brimob, Jalan Gresik, Surabaya.

Head of Community Affairs, Asia Pasific Facebook Beth Ann Lim mengatakan, kunjungannya ke Surabaya untuk melihat sejumlah keberhasilan UKM perempuan yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir.

“Kita ke sini dalam rangka merayakan keberhasilan UKM perempuan yang ada di Surabaya. Karena kita di sini sudah dari tiga tahun yang lalu, bermitra dengan pahlawan ekonomi juga dari tiga tahun yang lalu,” kata Lim, Sabtu (1/6/2019).

Lebih lanjut, kata Lim, ia juga akan melengkapi kemampuan UKM perempuan dengan berbagai pelatihan digital. Upaya ini dilakukan agar dalam pemasaran yang dikerjakan melalui platform mereka, seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp bisa maksimal.

Tingkatkan Kemampuan UKM, Facebook Blusukan ke SurabayaFoto: detikINET/Amir Baihaqi

“Tujuan kita sebenarnya melengkapi tujuan sebelumnya dari UKM perempuan di Surabaya ini untuk keterampilan digital. Agar bisa memasarkan produk mereka lebih yang ada di Surabaya ini ada Bu Wina misalnya. Dan, produknya ternyata telah merambah seluruh Indonesia,” terang Lim.

“Jadi, beberapa program pelatihan yang kita jalankan bersama pahlawan ekonomi, misalnya melalui ‘She Means Business’ ini bukan hanya mengenalkan pada platform-platform kita, seperti Facebook, Instagram dan WhastApp. Tapi, kita juga mengajarkan tools (alat-alat) apa saja yang gratis yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM perempuan untuk memajukan bisnisnya,” imbuhnya.

Menurut Lim, perhatian Facebook kepada UKM memang saat ini sedang gencar digiatkan. Sebab, bisnis UKM merupakan kegiatan bisnis yang berbeda dengan umumnya. Salah satunya adalah adanya interaksi antara pembeli dan penjual.

“Bisnis-bisnis UKM ini kan sama personal (pembeli dan penjual) lebih dekat dibanding bisnis-bisnis besar. Jadi, bagaimana menjaga dengan para customers, menjual lebih banyak dan juga bagaimana mempunyai kemampuan pemasaran yang lebih baik melalui platforms-platforms kami,” ujar Lim.

Program ‘She Means Business’ sendiri telah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir. Melalui program tersebut, Facebook telah menjalin kolaborasi dengan pemimpin bisnis, masyarakat sipil, lembaga swadaya masyakarat. Khusus di Indonesia, Lim menyebut telah bekerjasama dengan IWAPI, Girls in Teach Indonesia Serra Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda yang merupakan dua buah inisiatif dari Pemerintahan Kota Surabaya.

“Facebook mengerti banyak tantangan yang dihadapi pelaku usaha UKM untuk merealisasikan ide-ide mereka dan kami tahu bahwa teknologi mampu membantu mereka dalam hal tersebut. Karena itu, kami ingin semua orang yang memiliki kesempatan untuk membantu keterampilan membangun bisnis mereka dengan membangun komunitas mereka kami percaya bahwa dengan mendukung bisnis UKM kita akan dapat melihat hal-hal yang luar biasa ke depannya,” pungkasnya.

(agt/afr)