Tentang Potensi Facebook Jadi ‘Dunia Orang Mati’

Jakarta – Suatu saat nanti, jumlah pengguna Facebook yang masih hidup akan terlampaui oleh mereka yang sudah meninggal. Kapan kira-kira hal itu terjadi?

Studi dari Oxford Internet Institute (OII) menyebut Facebook berpotensi jadi ‘dunia orang mati’ sekitar 50 tahun lagi, mungkin pada 2070. Ada dua skenario dalam penelitian ini.

Asumsi pertama, tidak ada user baru bergabung yang menghasilkan sedikitnya 1,4 miliar anggota bakal meninggal dunia sebelum tahun 2100. User meninggal akan melampaui yang hidup pada tahun 2070.

Asumsi kedua, Facebook terus tumbuh sesuai angka saat ini, 13% per tahun, sampai titik jenuh. Maka, jumlah mereka yang meninggal dunia bisa mencapai 4,9 miliar sebelum akhir abad ini. Itu akan menimbulkan implikasi tentang bagaimana memperlakukan data user yang sudah tiada.

“Statistik itu memunculkan pertanyaan sulit tentang siapa yang punya hak menangani semua datanya, bagaimana memenuhi harapan keluarga dan teman serta penggunaannya jika ingin mempelajari masa lalu,” sebut Carl Ohman, pemimpin riset.

Pada akhirnya, semua user akan wafat dan meninggalkan data masing-masing, yang jadi semacam warisan digital. Saat ini jika user berpulang, Facebook akan ‘mengabadikan’ dan menuliskan kata “Remembering” di atas nama pada profil akun bersangkutan. Itu dapat dilakukan begitu Facebook tahu pemilih akun sudah wafat.

Raksasa jejaring sosial itu mendorong penggunanya untuk menentukan ‘ahli waris’ yang harus berusia minimal 18 tahun. Hal tersebut lantaran si pewaris bisa mengendalikan akun yang diabadikan oleh Facebook karena ditinggal mati oleh pemiliknya.

Dikutip detikINET dari Mirror, para periset mengundang para ahli sejarah, pakar arsip, ahli etika ataupun arkeolog untuk berpartisipasi menangani volume besar data pengguna media sosial yang sudah dipanggil Tuhan.

“Belum pernah ada dalam sejarah, arsip besar kebiasaan dan kultur manusia terkumpul dalam satu tempat. Mengendalikan arsip ini akan menjadi kendali sejarah kita,” ujar David Watson, salah satu peneliti. (fyk/rns)