Sudah Tahu Belum? Go-Food Kasih Diskon 25% Lho Selama Ramadhan

Jakarta – Selama Bulan Ramadhan, Go-Food menawarkan promo diskon hingga 25% dan juga bebas ongkir untuk setiap pemesanan antara pukul 15.00 sampai 17.00 di 16 kota.

Adapun 16 kota itu termasuk Jabodetabek, Medan, Palembang, Padang, Bandar Lampung, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Bali, Malang, Surabaya, Manado, Makassar, Pekanbaru, dan Batam.

Tenggat waktu bebas ongkir yang ditetapkan merupakan salah satu inisiatif #CariKebaikan Go-Jek, sebagai bentuk ajakan agar konsumen tidak memesan makanan di jam-jam yang terlalu berdekatan dengan jam berbuka puasa, demi memberikan ruang bagi mitra pengemudi istirahat sejenak untuk berbuka.

Sebagai informasi, selama Bulan Ramadhan, Go-Food menawarkan referensi menu terlengkap yang bisa dicoba, mulai dari berbagai pilihan takjil, makanan berat, hingga makanan penutup.
Sebagai perusahaan berbasis data, program #CariKebaikan Go-Jek dirancang berdasarkan data internal yang menunjukkan perubahan tren perilaku konsumen selama Bulan Ramadhan.

Misalnya, saat program Ramadhan #CariPahala tahun lalu. Pesanan Go-Food meningkat sebesar 86%, yang mana kue, martabak, dan pisang goreng menjadi makanan yang paling banyak dipesan untuk berbuka puasa.

“Di Go-Jek, ada salah satu value yang namanya ‘Be a Scientist’. Jadi kalau mau berinovasi harus didasarkan dengan data. Nah, data-data ini lah yang kita jadikan sebagai salah satu referensi untuk membuat inisiatif yang baru,” ujar Chief Corporate Affairs Go-Jek, Nila Marita dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2015, Go-Food kini telah berkembang menjadi layanan online food delivery nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan menggandeng lebih dari 400 ribu mitra merchant, yang mana 96% di antaranya merupakan UMKM kuliner.

Menurut hasil riset Lembaga Demografi FEB UI (LD FEB UI) baru-baru ini, Go-Food juga memberikan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia, yaitu sebesar Rp 18 triliun.

Selain dari itu, Go-Food kini menguasai pangsa pasar online food delivery di Indonesia yang mencapai 80%, atau minimal empat kali lipat lebih besar dari penyedia layanan sejenis. Hal ini didukung oleh jumlah order Go-Food yang tumbuh tujuh kali lipat dalam dua tahun terakhir. (idr/fyk)