Kisah Jonathan, Anak Driver Ojol yang Berkesempatan Kerja di India

Jakarta – Perusahaan super app Go-Jek menjadi salah satu perusahaan yang diincar para mahasiswa untuk berkarier kelak ketika lulus. Seperti anak dari mitra driver Go-Ride, Jonathan Surya Laksana, yang sangat memimpikan bisa bekerja di perusahaan besutan Nadiem Makarim itu.

Saat masih kuliah, Jonathan mengambil jurusan Teknik Informatika di Universitas Katolik Parahyangan. Bahkan sejak sebelum ia wisuda, ia telah mencoba mendaftarkan diri ke Go-Jek melalui berbagai platform seperti LinkedIn maupun Kalibrr.

Hingga akhirnya sebelum diterima di Go-Jek, Jonathan punya kesempatan magang di perusahaan luar negeri di Bangalore, India. Ia merupakan salah satu orang terpilih dari program Tech Apprentice dari Go-Academy yang digelar pada tahun ketiga program tersebut.

“Sewaktu bekerja di kantor lama, saya sudah suka baca-baca blog engineering Go-Jek. Dari situ saya sudah merasa tim engineering Go-Jek sangatlah informatif dan membuat saya belajar banyak. Jadi saya semakin penasaran, kalau baca blognya saja saya sudah bisa belajar banyak, gimana kalau langsung bekerja di sana?,” ujar Jonathan, dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6/2019).

Jonathan menceritakan, sebelum ia bisa menjadi karyawan di Go-jek, perjalanan panjang yang tak mudah ia lalui. Ia bahkan pernah di tolak dua kali oleh Go-Jek. Namun, penolakan itu tak menyurutkan dia untuk bisa bergabung dengan perusahaan yang telah membantu kelangsungan hidup keluarganya.

“Go-jek menolak saya dua kali sebelum akhirnya saya diterima dalam upaya ketiga saya. Saya selalu ingin bergabung dengan Go-Jek sejak saya lulus karena saya telah melihat bagaimana aplikasi ini membantu keluarga saya. Saya ingin bekerja di sini sehingga lebih banyak keluarga dapat dibantu,” jelasnya.

Sebagai informasi, program Go-Academy merupakan program yang diadakan oleh Go-Jek sejak tahun 2017 untuk mencetak talenta muda di industri digital. Program ini memfokuskan pembangunan dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di Indonesia.

(ega/krs)