Kiat Menghadapi Revolusi Industri 4.0 ala AGIT

Jakarta – Cepatnya perkembangan teknologi yang ada membuat perusahaan juga harus ikut berkembang agar tetap bisa bersaing.

Hal itu diungkapkan oleh Widi Triwibowo, Direktur Astra Graphia Information Technology (AGIT) di sela-sela acara AGIT Solution Day 2019. Inovasi merupakan suatu hal mutlak dan keharusan untuk bertahan saat ini.

Pasalnya saat ini adalah era revolusi industri yang secara fundamental akan selalu terus berubah mengikuti pola hidup kita, cara bekerja dan berhubungan satu dengan yang lain. Dalam skala, cakupan, dan kompleksitasnya, transformasi industri tidak akan sama seperti yang dialami sebelumnya.

Pada kesempatan ini Widi juga menjelaskan topik yang diusung pada acara ini yaitu Connecting The Dots – Integrated and Smart Industry yang bertujuan mengajak mitra bisnis AGIT menggali wawasan lebih luas tentang teknologi digital terkini untuk diakselerasikan dengan transformasi bisnis mereka dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Enam Tema yang menjadi pembicaraan terdiri dari Customer Experience, Sharing Economy, Human Like Enterprise, Mass Personalization, Exponential Economics dan Customer Journey. Keenam tema ini dielaborasi dengan harapan agar dapat memberikan solusi “how to connect the dots” dan “how to capitalize those” agar setiap perusahaan tetap relevan dan bahkan memimpin dalam era Revolusi Industri 4.0.

“Selain itu diperlukan tiga solusi pintar dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 di dalam teknologi informasi yaitu Smart Foundation, Smart Process dan Smart Connectivity. Smart Foundation yaitu bagaimana membangun pondasi IT yang cerdas. Smart Process yaitu bagaimana membangun proses IT yang cerdas. Smart Connectivity yaitu bagaimana membangun sistem konektivitas IT yang cerdas” ujar Widi dalam keterangan yang diterima detikINET.

Widi juga menjelaskan bahwa penerapan teknologi informasi secara digital pada perusahaan bukan hanya sekedar keinginan yang kuat saja, namun juga memerlukan blueprint, dokumentasi yang jelas tentang visi dan misi strategis perusahaan dan pendekatan secara bertahap agar para pemilik perusahaan dapat menggunakan dan menjalankan teknologi informasi sesuai dengan harapan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Selain memperkuat fondasi transformasi digital perusahaan, yaitu tidak hanya dengan mendapatkan wawasan tentang teknologi digital terbaru, tetapi juga menemukan cara bagaimana tetap relevan dan memimpin persaingan di era Revolusi Industri 4.0 ini. (asj/asj)