Kenapa Zuckerberg Ngebet Satukan WhatsApp dan Instagram?

Jakarta – Tentu ada tujuan khusus mengapa CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, berencana mengintegrasikan WhatsApp, Instagram serta Facebook Messenger. Nantinya, pengguna ketiga layanan itu dapat saling berkirim pesan dan mungkin ada kemampuan lainnya.

“Sampai saat ini, WhatsApp, Instagram dan Messenger dijalankan sebagai produk terpisah dan saling berkompetisi. Mengintegrasikannya mungkin akan menyederhanakan tugas Facebook. Mereka tak perlu mengembangkan versi kompetisi dari fitur baru seperti Stories, yang ditambahkan ke ketiganya dengan hasil tak konsisten,” sebut Chris Fox, wartawan teknologi BBC.

“Layanan messaging antar platform mungkin juga bisa membuat para pebisnis di satu platform mengirimkan pesan potensial ke konsumen di platform lain. Dan mungkin juga mudah bagi Facebook membagikan data di antara ketiga platform untuk membantu upaya iklannya,” tambah dia yang dikutip detikINET.

Zuck mungkin ingin membuat tiga aplikasi andalannya itu lebih bermanfaat dan membuat orang makin betah mengaksesnya. Dengan bersatu, mereka juga lebih kuat menghadapi kompetitor seperti layanan messaging Google atau Apple.

“Kami ingin membangun pengalaman messaging terbaik yang kami bisa dan orang-orang juga ingin mengirim pesan dengan cepat, sederhana, andal dan privat,” kata Facebook mengenai kabar tersebut.

“Kami sedang bekerja untuk membuat penyandian end to end di produk messaging dan mempertimbangan cara untuk memudahkan menghubungi teman dan keluarga di seluruh jaringan,” tambah mereka.

Rencana tersebut masih berada dalam tahap awal. Diperkirakan, proyeknya baru akan selesai pada akhir tahun 2019 ini atau malah awal tahun 2020.

(fyk/agt)