Kapan Twitter Bakal Bikin Fitur Edit Tweet?

JakartaTwitter tak punya fitur untuk mengubah isi tweet, jadi jika anda salah ucap atau ada hal yang tepat dalam kicauan anda, pilihannya cuma dua, menghapus tweet secara keseluruhan atau biarkan tweet itu tetap ada.

Hal ini terbukti punya dampak besar, terutama jika yang salah ucap adalah figur terkenal. Buktinya jelas sudah banyak. Seperti Elon Musk yang harus menghadapi gugatan SEC karena kicauannya, atau yang terbaru, CEO Bukalapak Ahmad Zaky yang kicauannya diplintir untuk mendukung salah satu pasangan calon Presiden Indonesia dan kemudian menjadi viral.

Pengguna Twitter pun sudah banyak yang meminta kehadiran fitur edit tweet tersebut. Namun sampai saat ini, belum ada tanda-tanda fitur tersebut akan dibuat, meski tampaknya Twitter punya solusi lain mengenai hal tersebut.


CEO Twitter Jack Dorsey sedikit mengungkap fitur ini dalam sebuah acara di San Francisco, Amerika Serikat, 14 Februari lalu. Yaitu kemungkinan Twitter menghadirkan sebuah fitur yang memungkinkan penggunanya menambahkan klarifikasi terhadap sebuah kicauan lamanya.

“Bagaimana jika kami membolehkan pengguna untuk melihat tweet lama, baik itu bertahun lalu atau hari ini, dan menunjukkan tweet asli — semacam fitur quote retweet, atau retweet dengan komentar — dan menambahkan beberapa konteks atau warna mengenai apa yang sudah terlanjur di-tweet atau sekadar menjelaskan maksudnya,” ujar Dorsey.

“Mungkin kamu tak akan bisa me-retweet tweet aslinya. Kamu mungkin hanya menunjukkan klarifikasi, dan kamu bisa me-retweet klarifikasi tersebut, jadi akan selalu terbawa sesuai dengan konteksnya,” tambahnya.

Kemungkinan besar, fitur ini akan berguna untuk mengoreksi kicauan tak akurat yang sebelumnya sudah terlanjur diposting. Juru bicara Twitter pun kemudian menyebut jika pun Twitter benar-benar membuat fitur ini, belum tentu mereka akan merilisnya ke publik.

Dorsey sendiri memang menyadari kalau sebuah kicauan jadul bisa saja merusak karir seseorang. Contohnya komedian Kevin Hart yang tadinya akan menjadi pembawa acara Oscars tahun ini namun mendadak batal karena sebuah tweet lamanya mengenai humor homofobia yang mendadak muncul ke permukaan.

Lalu ada juga James Gunn, yang dipecat dari posisinya sebagai sutradara Guadians of the Galaxy karena kicauan lamanya soal pedofilia juga mendadak muncul dan viral, demikian dikutip detikINET dari Recode, Jumat (15/2/2019). (asj/krs)