Jika Jadi Presiden AS, Sosok Ini Juga Mau ‘Acak-acak’ Apple

Jakarta – Tak hanya Google, Amazon, dan Facebook yang ingin dibubarkan oleh bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) Elizabeth Warren. Apple pun jadi target berikutnya untuk “diacak-acak”, jika Warren terpilih jadi pemilu pada 2020 mendatang.

Dalam pernyataan Warren sebelumnya, jika dirinya menjadi orang nomor satu di AS nanti, ia akan membuat aturan khusus untuk perusahaan dengan pemasukan tahunan secara global lebih dari USD 25 miliar. Dan, Apple adalah salah satunya yang termasuk kriteria senator tersebut.

Menurut Warren, dilansir dari Business Insider, Minggu (10/3/2019) bahwa bisnis Apple memiliki masalah yang sama dengan Amazon, Facebook, dan Google, yaitu dianggap menguasai pasar.

Disampaikan Warren, Apple seharusnya tidak menjalankan toko aplikasi, yakni App Store, dan mendistribusikan aplikasi sendiri di dalamnya.

“Entah mereka menjalankan platform atau bermain di toko (aplikasi-red). Mereka tidak bisa melakukan keduanya secara bersamaan,” ungkap dia.

Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, AS itu punya dua keunggulan yang mengontrol App Store sehingga berkontribusi kepada perusahaan.

“Satu, Anda sudah menyedot informasi tentang setiap pembeli dan setiap penjual sebelum Anda membuat keputusan tentang apa yang akan jual. Dua, Anda memiliki kapasitas –karena Anda menjalankan platform– untuk lebih memilih produk Anda daripada produk orang lain. Ini memberikan keunggulan komparatif yang luar biasa ke platform,” tuturnya.

Ini bukan pertama kalinya Warren “mengusik” Apple. Politikus Partai Demokrat itu pernah mengatakan Apple harus membayar pajak lebih banyak setelah Uni Eropa memerintahkan perusahaan yang dipimpin Tim Cook tersebut membayar kembali pajak sebesar USD 14 juta, setelah perusahaan membayar tarif pajak 1% atau lebih rendah.

(agt/krs)