Facebook Sikat 3 Miliar Akun Abal-abal

JakartaFacebook kadang dikritik karena menjamurnya akun palsu yang dibuat dengan beragam intensi. Menjawab hal itu, Facebook mengatakan pihaknya sudah begitu banyak memberantas akun abal-abal.

Dalam periode antara Oktober 2018 sampai Maret 2019, Facebook menyebut telah menghapus 3 miliar akun palsu. Jumlah itu paling banyak dibandingkan aksi sebelumnya.

Kemudian, lebih dari 7 juta postingan kebencian dihapus, yang juga merupakan rekor tertinggi. Mark Zuckerberg selaku CEO dan pendiri Facebook menyatakan besarnya skala perusahaan membuat mereka mampu menganggarkan banyak dana untuk mengatasi masalah hoax dan semacamnya.

“Sukses perusahaan memungkinkan kami mendanai upaya tersebut dalam level yang masif. Saya pikir jumlah anggaran kami untuk sistem keamanan lebih besar dari seluruh pendapatan Twitter tahun ini,” klaim Zuck yang dikutip detikINET dari BBC.

Facebook menyebut kenaikan jumlah akun yang dihapus meningkat karena ada pihak-pihak yang menggunakan metode otomatis untuk menciptakan akun palsu dalam jumlah besar. Tapi Facebook dapat mendeteksi dan menghapus dalam waktu singkat sebelum menimbulkan ‘kerusakan’.

“Secara proaktif kami mendeteksi lebih dari 95% konten yang kami tindak sebelum dilaporkan. Untuk ujaran kebencian, kami kini mendeteksi 65% dari konten yang kami hapus, naik 24% dari tahun silam,” papar Facebook.

Facebook pun menyatakan akan lebih transparan dalam penanganan akun-akun nakal dan beraksi cepat. “Tindakan kami tidak sempurna dan segera setelah mengidentifikasi sebuah kesalahan, kami langsung bekerja memperbaikinya,” tulis Facebook.

(fyk/krs)