Drone Pengantar Barang Google Sudah Beroperasi

Jakarta

Startup milik induk Google, Alphabet, sudah mendapat izin untuk mengoperasikan drone pengantar barang di Canberra, Australia.

Wing, nama startup tersebut, bakal meluncurkan layanan antar komersial pertamanya di Negeri Kangguru itu.

Langkah ini dikonfirmasi Wing melalui postingan blognya, yaitu setelah mereka mendapat restu dari Civil Aviation Safety Authority (CASA), lembaga penerbangan di Australia. Restu itu mereka dapat setelah melewati ribuan pengujian pengiriman barang.

Wing memulai proyeknya di Canberra sejak 18 bulan lalu, dan sampai saat ini sukses melakukan 3 ribu pengiriman. Dalam peluncuran resminya, layanan ini akan tersedia untuk sejumlah area rumah di Canberra, dan akan terus bertambah secara bertahap.

Cara penggunaannya terbilang mudah, yaitu pengguna melakukan pemesanan melalui aplikasi, lalu pengirimannya akan dilakukan dalam hitungan menit — tergantung produk apa yang dipesan. Beberapa barang populer yang sering dipesan antara lain adalah kopi, es krim, dan obat.

“Tanggapan yang kami dapat selama masa uji coba sangat berharga, membantu kami untuk memperbaiki operasi kami agar bisa memenuhi kebutuhan dan ekspektasi dari komunitas tempat kami beroperasi,” tulis Wing dalam postingan blognya, seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Rabu (10/4/2019).

Meski sudah berhasil melewati ribuan pengiriman tanpa kecelakaan, bukan berarti tak ada masalah pada proses pengirimannya. Sejumlah warga mengeluhkan berisiknya suara baling-baling yang dihasilkan oleh drone milik Wing, yang bahkan tetap terdengar saat rumah tertutup rapat.

(asj/krs)