Dituding Hack Ponsel Jeff Bezos, Ini Kata Arab Saudi

Jakarta – Pemerintah Arab Saudi dituding membobol ponsel milik orang terkaya dunia, Jeff Bezos, untuk meraup data pribadi soal perselingkuhan sang pemilik Amazon. Mereka akhirnya angkat bicara.

Kepada CNN, seorang pejabat Arab Saudi membantah tudingan tersebut. “Menolak semua tuduhan bahwa pemerintah terlibat dalam perselisihan antara Bezos dan American Media Incorporated” kata dia.

American Media Incorporated atau AMI adalah induk media National Enquirer yang mempublikasikan pesan mesum antara Bezos dengan selingkuhannya, Lauren Sanchez. National juga sudah membantah ada keterlibatan Saudi karena semua informasi yang mereka dapat berasal dari saudara kandung Lauren, Michael Sanchez.

“Sama sekali tidak ada keterlibatan dari pihak ketiga,” kata mereka, yang dengan demikian membantah adanya campur tangan dari pemerintah Arab Saudi.

Dikutip detikINET dari CNN, sang pejabat menambahkan bahwa tudingan itu merupakan upaya blak-blakan untuk merusak citra kerajaan dan reputasi para pemimpinnya.

Adalah konsultan keamanan Bezos menuding bahwa Arab Saudi terlibat. Dalam kolom di media Daily Beast, Gavin de Becker yang adalah bos keamanan Bezos menyebut Arab Saudi ingin merusak nama Bezos terkait kepemilikan Washington Post.

Washington Post agresif melaporkan pembunuhan salah satu kolumnisnya, Jamal Khashoggi. Khashoggi meninggal dunia tahun lalu di Turki, diduga atas perintah pemimpin Arab Saudi.

Temuan Becker ia serahkan ke aparat yang berwewenang. “Investigator kami dan beberapa pakar menyimpulkan dengan keyakinan tinggi bahwa Saudi memiliki akses pada ponsel Bezos dan memperoleh informasi pribadi,” tulisnya.

(fyk/krs)