Di Filipina 2018, Grab Catat 60 Ribu Mitra dan 1 Juta Penumpang

Jakarta – Tahun 2018 menjadi tahun perubahan bagi Grab Filipina. Tahun lalu, Grab mencatat pertumbuhan yang sangat pesat. Buktinya, ada 60.000 mitra pengemudi Grab Filipina yang melayani hampir 1 juta penumpang setiap harinya.

Tak hanya itu, rata-rata pengguna Grab di Filipina menghabiskan sekitar PHP (peso Filipina) 7.000 atau sekitar Rp 1,8 juta pada 2018. Beberapa penumpang Grab lainnya menghabiskan lebih dari PHP 100.000 atau sekitar Rp 26,9 juta untuk layanan Grab pada tahun lalu.

Country Head Grab Filipina Brian Cu mengatakan, prinsip ridesharing seperti layanan Grab merupakan alternatif yang lebih menguntungkan dibandingkan memiliki mobil pribadi.



Jika membawa mobil pribadi, seseorang harus mengeluarkan uang untuk BBM, biaya tol dan parkir, perawatan, asuransi, hingga melunasi cicilan. Pemilik mobil di Filipina bisa menghabiskan sebesar PHP (peso Filipina) 20.000 atau Rp 5,3 juta per bulan. Sementara setahun bisa mengeluarkan PHP 240.000 atau Rp 64 jutaan.

“Ini (ridesharing) akan semakin mengurangi kebutuhan untuk memiliki mobil dan akan mengarahkan ke penggunaan transportasi yang lebih terjangkau sehingga penawaran dan permintaan mencapai kondisi yang lebih seimbang. Kami terus meningkatkan kualitas layanan kami dan semakin meningkatkan fitur aplikasi dan protokol sebagai bagian dari rencana 100 hari, peta jalan #SaferEveryday dan kampanye #BetterEveryday,” kata Cu seperti dikutip dari Manila Standard, Senin (7/1/2019).

Cu menjelaskan Grab turut membantu mitra pengemudi melalui berbagai manfaat seperti diskon BBM, asuransi jiwa, dan rencana jaminan kesehatan terbaru.

“Kami akan terus meningkatkan teknologi dan bekerja dengan mitra pengemudi untuk meningkatkan standar layanan secara keseluruhan untuk memberikan penumpang pengalaman Grab yang lebih baik,” papar Cu.

Chu turut mengungkapkan ada 30.000 slot tambahan yang telah disetujui oleh Badan Transportasi Waralaba dan Badan Regulasi Filipina pada akhir 2018 diyakini akan membuat keandalan sektor ini makin meningkat.

Maka pada tahun ini, Grab Filipina berkomitmen mengedepankan keselamatan dengan memperkuat fitur, protokol, dan kemitraan pemerintah demi memastikan perjalanan yang lebih aman setiap harinya.

Kini layanan transportasi Grab telah tersedia di Metro Manila, Kota Baguio, Provinsi Pampanga, Provinsi Bataan, Teluk Subic, Kota Naga, Kota Cebu, Kota Iloilo, Kota Bacolod, Kota Tacloban, Kota Cagayan de Oro, dan Kota Davao. Sementara untuk layanan GrabFood, Grab telah bermitra dengan 5.000 restoran di Metro Manila.

(ega/ega)