Deretan Hoax Temuan Kominfo Selain Soal Surat Suara Tercoblos

Jakarta – Hoax berkembang liar di internet. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan temuan hoax dalam seminggu terakhir.

Salah satu di antaranya mengenai informasi 7 kontainer surat suara tercoblos yang bikin geger beberapa hari belakangan.

Hasil identifikasi dan temuan analisis dari Mesin Ais Sub Direktorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Pengendalian Ditjen Aplikasi Informatika merangkum 10 hoax terbaru yang dinilai meresahkan masyarakat.


1. 7 kontainer surat suara tercoblos

Penjelasan:

Publik dibuat heboh dengan isu adanya surat suara yang telah dicoblos sebanyak 7 kontainer di Tanjung Priok. Isu ini beredar sejak 2 Januari 2019, berawal dari cuitan politikus Demokrat, Andi Arief.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa berita itu adalah hoax.

Bantahan juga disampaikan oleh Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi. Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada surat suara untuk Pemilu 2019 yang dicetak.

Alasan inilah yang membuatnya percaya diri untuk membantah tudingan Andi Arief. Sementara itu, setelah melakukan pengecekan ke Bea Cukai Tanjung Priok, Ketua KPU, Arief Budiman pun turut memastikan berita tersebut adalah bohong.


2. Kaesang Pangarep kibarkan bendera PKI

Penjelasan:

Beredar sebuah foto yang menampilkan sekelompok anak muda tengah membawa sebuah bendera besar yang memiliki gambar palu arit yang identik sebgai lambang PKI.

Dalam foto tersebut, salah seorang anak muda yang berada di baris paling pinggir sebelah kanan diklaim sebagai sosok Kaesang Pangarep putra bungsu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Faktanya, hal tersebut tidak benar. Sosok anak muda yang dimaksud dalam foto tersebut bukan Kaesang Pangarep sebagaimana yang dinarasikan dalam postingan.

Setelah ditelusuri, ditemukan foto dengan lokasi dan latar belakang yang sama namun dengan formasi barisan yang berbeda dari sekelompok pemuda tersebut. Adapun Kaesang sendiri terlihat santai menanggapi hal itu
dengan melontrkan candaan.

Melalui akun Twitternya, Kaesang berkelakar mengapa hanya dirinya yang dituding PKI.

“Lah?? Kenapa kok cuma saya ya?? Kok mas Gibran mbak Ayang gak juga?? GAK ADIL,” tulisnya, merespons cuitan akun @anti_ontaKAWE yang melaporkan foto itu padanya.

3. Rekaman suara potensi gempa 8 SR di Krakatau

Penjelasan:

Sebuah rekaman suara yang menyebutkan informasi tentang adanya potensi gempa berkekuatan 8 SR di Krakatau beredar melalui pesan WhatsApp dan membuat resah masyarakat.

Dalam rekaman suara tersebut, seseorang yang mengaku bernama Andre mengatakan dirinya telah mendapat kabar langsung dari sekda Provinsi, di mana beliau mendapat data resmi dari BMKG yang memperkirakan Gunung Krakatau akan mengalami letusan yang mengakibatkan gempa dalam waktu dekat.

Namun belum tahu apakah letusan akan terjadi hari ini atau beberapa hari lagi, atau beberapa minggu ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Humas BMKG Taufan Maulana segera angkat bicara dan menegaskan bahwa rekaman audio tersebut hoax.


4. Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia

Penjelasan:

Ustaz Arifin Ilham yang sedang menjalani pengobatan disebutkan meninggal dunia. Kabar diklaim datang dari saudara sepupu ustaz Arifin Ilham bernama KH. Komarudin.

Faktanya, menurut dua putra ustaz Arifin Ilham, Muhammad Amer Azzikra dan Alvin Faiz, kabar itu tidak benar.

Keduanya melakukan klarifikasi melalui unggahan Instagram Story. Mereka mengatakan informasi itu disebar oleh orang tak bertanggung jawab.

Adapun ustaz Arifin Ilham kini tengah dalam kondisi sakit dan sedang menjalani pengobatan.


5. Ma’ruf Amin Soal Jokowi cucu Sunan Kali Jaga

Penjelasan:

Akun Facebook Cakrawala memposting sebuah gambar yang berisi narasi seperti berikut:

“Menurut kyai makruf jokowi keturunan Sunan Kali Jaga sudah sepantasnya mewarisi indonesia. Beliau pantas menjadi pewaris Indonesia, karena kakek buyutnya adalah seorang pejuang dan penyiar Agama Islam yang sangat di hormati dari kalangan kesultanan. Beliau juga mempunyai hati seorang pejuang yang pemberani dan beliau tetap akan berjuang untuk mensejahterakan seluruh Rakyat Indonesia.Perjuangan beliau sudah terbukti dan pantas mendapatkan warisan Indonesia yg berdaulat Adil dan makmur.”

Setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak ditemukan judul berita seperti yang ada diposting di akun tersebut, dan juga tidak ditemukan pernyataan KH Ma’ruf Amin, seperti yang ditulis di akun tersebut.

Di laman situs berita yang dicatut itu sendiri, hanya ditemukan berita dengan judul: “Ma’ruf Amin: Jika Jokowi Menang Akan Kami Wariskan Negara yang Maju Ini” dengan tanggal dan nama reporter yang sama. (rns/rns)