Buat Startup, Saat Dapat Investasi Justru Harus Hati-hati

Jakarta – Creative Advisor Kreavi Anto Motulz mengatakan salah satu penyebab gugurnya startup sebelum berkembang adalah euforia saat mendapat investor.

“Ketika dapat investasi itu selebrasi jadi langsung sewa tempat besar, kantor keren trus langsung melihat start up stylenya gini langsung ganti padahal bisnis belum mulai,” kata Anto di hadapan ratusan startup di Thinkubator, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Padahal, imbuhnya, momen mendapatkan investor itu merupakan bentuk kepercayaan guna membuat startup itu semakin berdaya. Semisal merekrut tenaga ahli sesuai kebutuhan.

“Itu (investasi) ngutang padahal. Nah itu hati-hati. Jangan tiba-tiba dapat uang seolah-olah sukses padahal belum,” lanjut dia.

Oleh karena itu, dia pun menasehati agar uang pendanaan dari investor tersebut sebaiknya dimanfaatkan dengan saksama agar startup bisa bertahan dengan perencanaan sekian tahun ke depan.

“Biasanya startup itu ngukurnya 2 atau 3 tahun. Wah, misalnya, ada muncul startup ini seru, oke. Setahun tiga tahun tiba-tiba udahan. Itu namanya rintisan makanya tinggal manfaatkan momen struggling ini,” tambahnya.

Anto Motulz menjadi pembicara bersama Founder & CEO YOT Billy Boen dan Grab Venture Capital Aditi Sharma di sesi workshop Digital Branding to Get Investor.

(mul/fyk)