01 atau 02? Yuk Cobain Kuis Asyik PilahPilihPilpres

JakartaPilpres 2019 sudah di depan mata. Sambil menunggu hari pencoblosan, ada kuis asyik yang bakal bikin kamu makin melek politik.

PilahPilihPilpres, demikian nama kuisnya, bisa diakses di situs pilahpilihpilpres.com. Cara mainnya, cuma perlu menjawab 16 pertanyaan yang paling sesuai dengan aspirasi kalian.

Ada 16 pertanyaan yang akan diajukan, dan di akhir kuis, hasilnya akan memberitahu aspirasi kalian lebih banyak dipenuhi oleh pasangan Capres dan Cawapres yang mana.

Menariknya lagi, ada penjelasan di setiap pertanyaan di akhir kuis, sehingga menambah pemahaman kalian mengenai program kedua Paslon.

01 atau 02? Cobain Kuis Asyik PilahPilihPilpres

Ide Mepet

Adalah Asanilta Fahda, Audhina Nur Afifah, Eduard Lazarus, Fikri Khalqih S dan Feryandi Nurdiantoro yang punya ide menggarap kuis ini.

Penggarapan PilahPilihPilpres.com terbilang mepet, dikerjakan hanya dalam waktu sepekan. Asanilta Fahda, salah satu anggota tim, mengatakan baru terpikir membuat kuis ini setelah menonton Debat Capres 2019 keempat.

“Langsung ngetwit tentang ide ini dan apakah ada yang mau bantuin. Beberapa hari kemudian akhirnya nyusun tim konten dan minta tolong seorang teman developer. Makanya baru jadinya agak mepet,” kisah Nilta, sapaan akrabnya, dihubungi detikINET, Selasa (16/4/2019).

Tak cuma waktu yang terbilang singkat, tantangan Nilta dan teman-temannya dalam menggarap kuis PilahPilihPilpres adalah menyeleksi isu-isu yang bisa dimasukkan dalam kuis.

“Karena dalam banyak isu sebetulnya pendirian Paslon tidak konsisten, jadi cukup abu-abu. Makanya tim konten cukup lama melakukan risetnya,” kata Nilta.

01 atau 02? Cobain Kuis Asyik PilahPilihPilpres Foto: Agung Pambudhy/detikcom

Independen

Menyadari kuis ini bisa saja menimbulkan dugaan afiliasi dengan tokoh atau lembaga politik tertentu, tim PilahPilihPilpres sejak awal sudah menyatakan bahwa ini adalah sebuah karya independen.

Pada halaman disclaimer, tim PilahPilihPilpres mengatakan bahwa kuis ini hanya ditujukan untuk membantu memahami kecocokan preferensi pribadi dengan program maupun gagasan kedua pasangan calon di Pemilu 2019.

“Kami merancang kuis ini secara independen dan tidak berafiliasi dengan entitas manapun di dalam maupun luar negeri-baik itu dari pihak pemerintah, partai politik, KPU, swasta, maupun lembaga non-pemerintah. Kami selaku pembuat kuis juga tidak memperoleh keuntungan finansial dari kuis ini,” demikian pernyataan tim seperti dicantumkan pada halaman Disclaimer.

Diakui Nilta, karya pertama timnya punya sejumlah keterbatasan, dari sisi konten maupun kesiapan server. Ke depan, Nilta berencana membuat kuis-kuis serupa untuk membuat anak muda melek politik dengan cara yang asyik.

“Untuk long-term sebetulnya dari kami ada juga rencana membuat yang lebih in-depth 5 tahun lagi. Bukan hanya untuk Pilpres tapi mungkin juga pemilihan partai atau bahkan pileg. Namun itu tentunya butuh bantuan pembiayaan karena butuh tenaga kerja jauh lebih banyak daripada yang sekarang,” sebutnya.

Nilta dan timnya berharap, akan selalu ada inisiatif sipil, baik kecil maupun besar, untuk meningkatkan pengalaman berdemokrasi di Indonesia, salah satunya lewat kuis PilahPilihPilpres ini.

(rns/krs)